Quarterlife Crisis-Bagaimana Membuat Diri Menjadi Berarti

Quarterlife crisis atau krisis paruh baya ternyata tidak dialami oleh para wanita usia 20-an yang merasa khawatir akan masa depan mereka. Krisis ini juga banyak dialami oleh para ibu-ibu muda yang terpaksa harus meninggalkan cita-citanya dan beralih profesi menjadi ibu rumah tangga.

Berdasarkan survey Woman, Lembaga pemberdayaan Perempuan, 70% ibu muda minimal lulusan D3 dan banyak yang mengalami situasi tersebut. Mereka terpaksa harus meninggalkan pekerjaan mereka setelah menikah dan mempunyai anak. Akibatnya, hampir seperti post power syndrome, merasa tidak percaya diri, merasa hidup membosankan, merasa tidak dihargai dan perasaan negatif lainnya. Tekanan ini makin berat ketika membandingkan dirinya dengan rekan-rekan mereka yang telah sukses.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini? Bagaimana caranya untuk bangkit dan membuat hidup ini kembali menjadi berarti dan penuh warna?

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar tidak larut dalam kondisi yang serba tidak menyenangkan ini.
  • Ubah Paradigma.
Paradigma bahwa profesi ibu rumah tangga adalah profesi "hanya" atau "cuma" sudah terinternalisasi dalam masyarakat secara umum, yang menjadi ibu rumah tangga otomatis kesempatan untuk bekerja menjadi lebih sulit. Paradigma ini harus segera dirubah.
"sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (Ar Ra'd:11)
Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga adalah tugas mulia dan sangat berat. Gelar S3 pun bukanlah tiket untuk dapat menjadi istri dan ibu yang baik. Anda seharusnya bangga bahwa pekerjaan anda adalah mengurus keluarga dan mendidik anak-anak yang sangat Anda cintai.
Kebanggaan ini tentunya harus dibuktikan dengan keberhasilan membentuk keluarga sakinah dan menghasilkan keturunan yang saleh. Keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh kaum wanitanya..dan bukankah dibelakang orang-orang besar selalu ada seorang ibu?
  • Ciptakan Penghasilan dari Penghematan.
Sebagai ibu rumah tangga, seorang istri adalah bendahara yang harus pintar memutar uang dan menggunakan uang sebaik-baiknya. Menggunakan uang dengan bijak dan memberikan keuntungan untuk masa depan keluarga.
Yang harus diwaspadai adalah predikat sebagai ibu rumah tangga yang "pengacara" alias pengangguran banyak acara, yang kegiatan sehari-hari adalah shopping, clubbing dan kegiatan lain yang banyak mudaratnya daripada manfaatnya.
  • Ciptakan nilai tambah optimal.
Beri nilai tambah bagi profesi ibu rumah tangga, yaitu dengan memiliki ketrampilan yang dapat dibanggakan. Misalnya kreatif dalam mengolah makanan sehingga anak-anak akan bangga menikmati masakan ibunya, menjahit pakaian...tentu kebanggaan tersendiri bila anak/suami mengenakan pakaian hasil karya Anda. Atau berkebun dihalaman rumah..suatu kebanggaan juga jika melihat kebun menjadi asri dari hasil ketekunan anda.
Anda tidak perlu menjadi seorang ahli memasak, seorang penjahit handal ataupun musisi untuk meningkatkan nilai tambah tersebut, anda bisa belajar dari buku, internet atau kursus singkat.
  • Ciptakan nilai ekonomi.
Ada banyak pilihan untuk dapat menciptakan nilai ekonomi. bisa berawal dari keahlian manjahit, memasak dan yang lain. Jika ketrampilan belum mencukupi, masih banyak alternatif yang bisa Anda lakukan dirumah untuk menghasilkan nilai ekonomi, misalnya: membuka butik dan lain-lain.

Dengan keempat hal diatas, Insya Allah tidak akan terbelenggu oleh perasaan-perasaan negatif yang muncul sebagai akibat dari Quarterlife crisis. Kuncinya, Bagaimana membuat diri menjadi berarti. Jadilah ibu rumah tangga yang menyadari sepenuhnya bahwa tugas yang diembannya adalah tugas yang sangat berarti dan mulia.
Ini bukan berarti Anda tidak punya hak untuk memperhatikan diri sendiri. Sebagai ibu rumah tangga anda juga berhak untuk memiliki libur atau cuti. Beri kesempatan kepada diri anda untuk menikmati waktu untuk diri sendiri, dengan pergi ke Gym atau kesalon seminggu sekali, pergi kepengajian atau kegiatan lainnya yang menambah pengetahuan dan aktualitas diri sekaligus memperluas pergaulan.
Hal ini membantu anda untuk men charge pikiran dan tenaga, sehingga Anda tetap menghasilkan produktivitas yang tinggi sekalipun berperan sebagai ibu rumah tangga.





119 komentar:

mama icel mengatakan...

kayaknya cucok neh buat ibu RT yg mau berbisnis atau udah nyemplung ya?toss buat ibu2....

Angsoka47 mengatakan...

kaya nya aku the real mother ajah... lom bisa berbisnis ria... ajarin dong...

Eida mengatakan...

info yang bagus untuk bacaan dan dipraktikan..

Erik mengatakan...

Profesi Ibu rumah tangga adalah pfofesi yang sangat mulia lho. Berbahagialah dan banggalah menjadi Ibu rumah tangga, yang bisa mendidik langsung putra putrinya

Erik mengatakan...

Cara yg paling baik adalah meningkatkan kesadaran, bahwa peran apapun bagi kita, jika kita jalani secara positif, maka itu akan sangat bermakna bagi kita maupun bagi orang lain.

ke2nai mengatakan...

emang sie msh byk y yg nganggap aneh profesi ibu rumah tangga. Pdhl jd ibu rumah tangga pekerjaan gak lebih ringan dr pekerjaan orang kantoran loh (walopun gak berbisnis sekalipun). makasih ya postingannya bikin sy makin mantep nie jd ibu RT :)

Rudi Kuswanto mengatakan...

wah seneng saya baca artikelnya nih mbak, banyak vitaminnya...tx sharingnya.

Lyla mengatakan...

wah... mbak aku jarang ke salon apalagi ke gym gak pernah samasekali. sering di depan notebook aja deh nongkrongin $$$ hehehe...

Atca mengatakan...

@ mamaicel.
toss juga..

@ Angsoka47
Ngga perlu bisnis juga kok jeng...dirumah dengan pinter masak kayak dirimu kan hebat sekali..

@ Eida.
Buat menambah semangat kita sebagai ibu RT he..he..

@ Erik
Idem bang Erik

@ Ke2nai.
Iya jeng.ibu RT lebih berat

Atca mengatakan...

@ Rudi Kuswanto.
hiks...makasih pak...
sama-sama belajarnya nihh

@lyla.
yah itu salah satu alternatif mba...kalo nongkrongin notebook sudah dapat $$$ keren donggg..

helpal14 mengatakan...

Ayoo ibuk2 rumah tangga.....
nie wajib dibaca lhoooo...
Mantap mba infonya...
salam kenal aja dah buat semua...

Asih Evan mengatakan...

bagus infonya say..cocok banget buat memantapkan niatku menjadi IRT yang tidak ngantor tapi tetep profesianal

Atca mengatakan...

@ helpa14.
makasih sudah mampir kasih koment...
jangan bosen2 yahh salam kenal juga..

@ Asih Evan
Iya jeng...tujuannya membuat ibu2 semakin bersemangat dan PD walo jadi ibu RT...S3 aja kalah kok he..he..btw kudoakan berhasil yahh

dede mengatakan...

ngeblog, mungkin bagian dari hal yang positif, kalo seriuos, bisa juga menjadi sumber pengasilan. banyak contoh mom yang sukses dari ngeblog, dan tidak harus pegi ke kantor,..mungkin ya?

Baka Kelana mengatakan...

Mantap banget nich tips nya gw save dulu ya

Baka Kelana mengatakan...

Buat Bapak-bapak mana nich tipsnya

ridwanox mengatakan...

pemikiran yang begitu baik.....ibu2 memang tidakk hanya bisa tinggal diam...tetapi akan menuntut adanya perubahan mendasar..........

apa kabar mbak atca??? :D

TRIMATRA mengatakan...

iya bener buanget, mamahilda nuh, contoh lulusan s3 yg tetep bangga jadi iburumahtannga

IjoPunkJUtee mengatakan...

"SUKSES" tak hanya diukur dari karier, keluarga bahagia, anak ter-urus dengan limpahan kasih sayang juga dapat dijadikan patokan sebuah kesuksesan......

yanuar catur rastafara mengatakan...

wah,,bagus nih tips2nya kak atca
semoga para kaum hawa dapat ememaknai hal ini
hehehehehehehe

annosmile mengatakan...

wew..menarik tips-tipsnya
inilah kebangkitan kartini dimasa kini..

ajeng mengatakan...

Wah mbak,terima kasih loh tipsnya. Bisa buat sangu kalo nanti jadi ibu rumah tangga..

mama hilda mengatakan...

dari kemaren saya udah baca tapi mau komeng kok pet..mati listrik hehehe

Sepertinya hal itu di alami hampir oleh semua perempuan mbak, makanya tidak jarang pasutri baru kadang tertimpa badai rumah tangga. Terlebih setelah kemunculan anak, rutinitas yang hampir melulu berkutat dengan urusan domestik seringkali membuat kita jenuh. Saya juga pernah merasakan demikian, apalagi dulu semasa kuliah juga suka di utus mewakili fakultas ke sana-sini, jadinya seperti ngga berguna..

But, waktu kadang memberikan pelajaran indah yang tidak kita sadari, semakin kita menyadari keagungan tugas kita dan anak-anak kita kelak adalah aset yang tidak dapat terwakilkan, mungkin dari situlah kita akan berhenti untuk mengejar sesuatu yang berimbas mengorbankan keluarga. Ingat seorang suami tidak mampu berperan ganda untuk sekaligus menjadi anak dan ayah untuk anak kita.

Kejenuhan dan putus asa, saya buat mencari informasi para tokoh-tokoh perempuan yang berhasil di rekam oleh sejarah, saya ingat..Nawal Saddawi feminis terkemuka memulai karirnya dari menulis, dan muncul setelah beliau berusia 40-an keatas..artinya tentu anak-anaknya sudah mulai bisa mandiri dan dewasa..dan masih banyak lagi..Jadi untuk ibu-ibu yang kepengen tetap aktif, aktualisasi diri, tidak harus membuat anak terlantar kurang kasih sayang ibunya, tapi ada banyak cara..semuanya tergantung pada bagaimana smart-nya kita untuk selalu dapat mencari celah di sela-sela kesibukan dan repotnya urusan rumah tangga yang tidak akan pernah berakhir. Nice Post mbak atca

Pencerah mengatakan...

sepakat dengan artikel diatas

shiela mengatakan...

selamat malam dan salam kenal....
wah, tulisan tante sangat bagus sekali nih....nanti kalo aku jadi ibu rumah tangga akan aku ikuti dech.....mampir yah ke aku

tukeran linknya mba, linknya sudah aku masukan di tempat aku...salam

nietha mengatakan...

wah..setuju banget nih ma postingannya

suryaden mengatakan...

sesibuk-sibuknya pastilah masih ada waktu untuk berkreasi, apapun...

ammadis mengatakan...

Sebuah pencerahan buat ibu-ibu niii...but my wife is a employee...

gdenarayana mengatakan...

wah makasih mba tipsnya :D

mo saya bookmark pake calon istri mbaca juga...heheheh

Seno mengatakan...

Ngejlimet juga ya Tca tugas istri :)

Iya neh, udah lahiran kemarin malam, cesar. Bobotnya 3,9 kg, trs panjang 50 cm. Makasih ya.

Gadget and Technology mengatakan...

mantaBb nie buat ibu2 rumah tangga dan calon2nya *hallah calon*

oia kenalan dengan blog baru ya *nyodorin tangan* kok diem ce salaman donk
ditunggu kunjungan balik dan komentarnya terutama dalam tulisan manjakan mata, telinga dan waktu anda dengan samsung LED TV.
awas lho kalao engga berkunjung tak jithak pakai tiang listrik wakakaka *kabuuurr *ngumpet

@ Coy mengatakan...

wah asik nih hehe..
bagus tipsnya....

Btw
Setiap q mau ngisi shout mix kok engk bisa ya?...
alias di benned?....

rayearth2601 mengatakan...

Mantap dah ibu rumah tangga pokoknya

hehehe

Cak Win mengatakan...

Manteb ni, :D
Sukses selalu bu :D

ifoel mengatakan...

mantap nih sharenya bunda....
khususnya buat kaum perempuan,,, :-)

goldensparks mengatakan...

Hi Friend.. Interesting post.. Do keep up the good work.. Visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!

attayaya mengatakan...

wah ini krisis mengalahkan krisis ekonomi dunia saat ini.
apapun yang dilakukan jangan lupa berdo'a
dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT

senoaji mengatakan...

BLOGMARK! Wajib hukumnya...

asepz.com mengatakan...

maaf mampir sekalian mau kenalan......dari asepz.com

Taktiku mengatakan...

yah, memang sekarang mah lagi krisis dimana-mana mbak :D

Anonim mengatakan...

tulisan km bgs ya...ak copy blh ya....bt jd bhn pelajaran bt yg laen :)

thk u

SepurOne mengatakan...

oke banget postingnya.....langsung aku suruh baca juga mantan pacarku, biar jadi IR yang baik.
makasih.

TgW mengatakan...

Tugas ibu adalah tugas yang mulia, tak perlu kecil hati, salam kenal.

@ Coy mengatakan...

maksudnya setiap kali diri q ini mengisi shout mix di blog ini engk bisa2 tapi kalo di luar kota dengan IP yang berbeda baru bisa alias IP di shout mix blog ini mengunci diriku untuk berkomentar id shout mix khusus di blog ini....

harry seenthing mengatakan...

wah tipsnya untuk ibu rumah tangga yah mba....mantabbbb

babeh mengatakan...

aku sih enjoooooooyyy ajjah, bener ASELI, apapun rupa bumi sekarang ini..., menikmati apa adanya hasil usaha dengan penuh rasa syukuuuuurrr, yang penting jangan 'besok bagaimana' tapi kita balikkan 'bagaimana besok' yang penting terus usaha - usaha teruuuuussssss.... he he he... salam semangat

babeh mengatakan...

koq yang penting, yang penting molo se, ya Ca?, mang semudah membalikkan telapak tangan? yang penting (helehh, lagi...) enjooooyyy ajjah

Kabasaran Soultan mengatakan...

It is very nice sharing.
Sama ngak dengan middle age crisis ya ?.
Tulisan ini bagus juga dibaca oleh para suami supaya lebih mengerti apa yang dirasakan oleh para istri sehingga lebih bijak dalam menempatkan diri.

Tukang nggamE mengatakan...

pencerahan yang bagus

dede mengatakan...

Setelah sekian lama, saya kembali ke rumah yang rumah yang unik ini, Pa kabar Ca?

beat2ws mengatakan...

Tips nya bagus mba, sepertinya bukan untuk perempuan saja deh

endar mengatakan...

tips yang menarik mbak.
hal tersebut menyadarkan saya untuk menghargai istri yang merelakan ijazahnya untuk menjadi ibu rumah tangga

buwel mengatakan...

Top bgt deh tipsnya...

Tips Facebook mengatakan...

mantab mbak

ini penting bgt buat siapa pun

tukang nggame mengatakan...

wah, untuk para laki - laki ada engga mba, kebalikan dari artikel ini? :D

penny mengatakan...

intinya adalah sebagai ibu rumah tangga kita harus cerdas dan punya "ilmu" agar kita bisa mengelola keuangan rumah tangga dan bisa me"manaje" keluarga kita sehingga rumah tangga kita bisa menjadi rumah tangga yang sakinah ma waddah wa rahmah.. amin

Linda Belle mengatakan...

ini jg lg cari tambahan say dgn ikutan paid review hehe...semoga dollarnya naik :D

katakataku mengatakan...

wah ini info untuk ibu2 ya, *kaburrr deehhhh.... saya kan masih anak muda*

rozy mengatakan...

hidup Ibu RT :) hehehe

Witha mengatakan...

profesi sebagai IRT adaah pekerjaan paling berat di dunia....ga pernah ada istirahatnya full 24 jam. Tapi IRT jg hrs pinter....hmmm pasti keren bgt

abang mengatakan...

Wah ini merupakan salah satu tahapan yang sangat crusial dakam perkembangan dari masa remaja ke masa dewasa dan kalau gak lancar pada tahap ini bisa menimbulkkan krisis kepercayaan diri, merasa terisolasi dsb nya.

Nice post ...

Belajar Mencari Uang di Internet mengatakan...

tak tambahin ya: manjakan dan hargai diri sendiri dengan mengerjaka pekerjaan semampunya. dalam artian tidak dipaksa-paksakan *eh nyambung engga ya* sambungin sendiri de non Atcha hehehe

d3d3 mengatakan...

ya tipsnya cuma buat cewek doank,tipsnya buat cowok mana mbak???

edylaw mengatakan...

Yang nulis juga cewek jadi tips buat cowok belum tersedia ya mbak? hehehe


salam kenalwww.edylaw.fforce.us

endar mengatakan...

komen lagi ya mbak

gooddell mengatakan...

nice post http://gooddell.blogspot.com/

ball mengatakan...

lanjutkan...

rio2000 mengatakan...

wanita kan bisa kerja di rumah :D

misalnya nge-blog dan bikin toko online :D

Karila Wisudayanti mengatakan...

Aku malah pengen suatu saat nanti bisa jadi seorang ibu yang 24 jam bersama keluarga..hehehe...
Ibu Rumah Tangga adalah pekerjaan yang terberat..suer..serasa ga ada selesainya kerjaan tuh...
But now I enjoy my life..both my career and my family :)

tim mengatakan...

.

Ahmad flamboyant mengatakan...

ada award buat mbak tuh,....tolong diambil ya

IjoPunkJUtee mengatakan...

Berkunjung lagi mbak atcha.....

MATA HATI mengatakan...

pencerahan..

Tomi mengatakan...

Udah lama gak mampir..
ketinggalan banyak Cerita Mbak Atca...
huhuhu.. :D

Pencerah mengatakan...

wah, artikel yang bagus...
langsung tak curi buat diliatin calon istri

komuter mengatakan...

"hanya" ibu rumah tangga .....
walau sekedar hanya, saya tidak mau jadi ibu rumah tangga, kenapa ??
jelas mengapa Allah menciptakan wanita yang lemah lembut dan dipadu dengan kehebatannya dalam mengarungi hidup, wanita bisa bekerja di luar rumah dan bisa "hanya" sebagai ibu rumah tangga. saya "pria" hanya bisa bekerja di luar dan tidak bisa jadi ibu rumah tangga karena tidak memiliki kemampuan seperti para "hanya" ibu rumah tangga yang sanggup bekerja di rumah.

ammadis mengatakan...

Ini namanya emansipasi ibu rumah tangga...

Bahasanya enak...

Hidup Ibu Rumah Tangga...!!!!

Linda Belle mengatakan...

wah mama hilda langsung panjang lebar komengnya heheh...

aku krn kerja jd blom terlalu tau jg ibu RT lagian blom punya anak jg..

mungkin ntar pasti kerasa

suwung mengatakan...

hidup ibu rumah tangga
kapan mboke rangga mau jadi ibu rumah tangga?

dede mengatakan...

Lama nggak mampir ke sini, kangen. Pa kabar Ca?

tito mengatakan...

sama neh... lama ga mampir...
komen dulu... baca belakangan... hehe...
artikelnya bgs... yg komen jg keren2..
mantaps! :D

Juliawan mengatakan...

nice idea salam kenal ya mbah :) and salam kenal buat semuanya juga ya :) hehehehe

alnect computer mengatakan...

artikelnya bagus...
skalian nambahin hidup hanya skali, buat sesuatu yg lebih berarti..
makasih sekian aja..
salam kenal buat semuanya...dari natanvoda

Ryan mengatakan...

Semoga seluruh pasangan muda membaca postingan ini biar termotivasi seperti mba ..

itthai mengatakan...

postingannya bagus mb..
ini bs menjadi kebangkitan kartini

bunda azka mengatakan...

klo aq masih bingung mb..
mungkin u/ smntara ini aq jd IRT dulu. nnti klo mmg sdh wktunya, bru deh cari kerja hehe

Info Healthy mengatakan...

good post nih.
bagus buat para wanita2

Tukang komen mengatakan...

Sangat inspiratif.. terutama buat kaum wanita.

arines mengatakan...

belum ada update baru neh ?

BeeMouNTaiN mengatakan...

met siang mbak atcha!
sekedar informasi dan konfirmasi, kalau blog hidupadalahpendakian.blogspot.com kini ganti link menjadi beemountain-adventure.

trims atas perhatiannya.

Tomi Utomo mengatakan...

ouw..
nambah ilmu lagi niech..
thanks bgt yaw.... :D

devianty mengatakan...

wah lama nih engga mampir makin good aja,...tulisanya mantep and yang komen nya juga keren keren deh sukses aja buat semua..

vigrx mengatakan...

ih... udah cakep, pinter lagi.
tipsnya muantabh abizz

tito mengatakan...

wah komplet neh informasinya, selalu rame aja disini, yg komen keren2, makasih banyak, tips nya boleh dibawa pulang kan..?!? :D

mas is mengatakan...

mantap infonya...meski blom baca neh..penting komeng duluan..hihihihi

rany rose mengatakan...

artikelnya oke punya...salam dari Indramayu..

puisi cinta mengatakan...

menurutku pekerjaan yang paling terhormat bagi wanita di dunia ini, ya jadi ibu rumah tangga...
itulah tipe wanita paling istimewa yang aku tau... slam kenal

IjoPunkJUtee mengatakan...

Lama gak berkunjung di sini, gimana kabarnya mbak...???

yanuar catur mengatakan...

aq datang kak atca
hehehhe
kk gak di update sich kak?

nyegik mengatakan...

wah.. jadi kepikiran buat diri sendiri, koq aku ngerasa ya..

Tips Facebook mengatakan...

maaf oot mbak
-------------------
Sehubungan dengan perubahan template blog (beberapa hari lagi) dan beberapa strategi lainnya dalam pengebangan blog kedepan, maka dengan berat hati saya harus menghilangkan link exchange pada blog saya, untuk itu saya benar-benar minta maaf kepada teman-teman blogger yang dulu pernah melakukan pertukaran link dengan blog saya. Silakan saja hapus link blog saya pada yang ada di blog anda. Tapi hal ini bukan berarti memutus hubungan baik yang telah ada.

Permintaan maaf sedalam-dalamnya,
Syilpid - http://www.tips-fb.com

adi dzikrullah mengatakan...

mantap memang tipsnya...salam kenal mbak...

abang mengatakan...

Dah lama gak jenguk rumah ini ... gimana kabarnya sekarang?

Om Kempul mengatakan...

good post

sewa projector termurah mengatakan...

artikel yang sangat bagus untuk para istri,merek boleh berkarir tapi dia harus tau tugas utama seorang istri

fafa mengatakan...

weits ...keren2 .. salam kenal ... ijin copas ya mbak

RumahIdeDanCerita mengatakan...

Setiap peran adalah baik sepanjang tidak keluar dari koridor agama. Apalagi peran seorang ibu,dialah yang membentuk kerakter seorang anak.

Karila Wisudayanti mengatakan...

Hehehe..wanita adalah multi tasking person..That's a gift for all women :)
walo ibu rumah tangga tapi bisa dapet tambahan uang..walo berkarier tapi keluarga tetap terurus :D

Dan kayaknya biar ga kena krisis tengah baya..kuncinya cuman satuy : BERSYUKUR..dengan mensyukuri apa yang sudah kita punyai..ga akan mbandingin dengan milik orang lain :D

gooddell mengatakan...

mantap
http://gooddell.blogspot.com/

indra putu achyar mengatakan...

hei hei heiiiii :D
pakhabar mbak :-??

Baka Kelana mengatakan...

Langsung gw dipraktekan ni biar hidup ada artinya...Thanks ya tips nya

Mimita mengatakan...

Duh, Bu Atca ini emang bisa aja nulis arikel, jempol empat buat Bu Atca n para Ibu rumah tangga di seluruh Indonesia, mari ciptakan generasi muda yang beriman dan berguna bagi agama nusa bangsa dan negara :)

Blog Sersan mengatakan...

wah bagus sekali tipsnya, slm kenal rudis

pelangi anak mengatakan...

Posting yang sangat istimewa. Saya merasa mendapatkan pengetahuan yang luar biasa dari tulisan tersebut.

Saya sangat setuju bahwa menjadi Ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang paling mulia. Apalagi bila memiliki banyak anak. Sungguh tak ada padanannya. Lebih-lebih bila tidak memperkerjakan pebantu rumah tangga, huahhh seperti pejuang sejati. Insa'alloh akan masuk surga, karena memang sungguh mulia!

Sangat diperlukan dalam sebuah rumah tangga adanya pembagian peran yang proporsional.

Saya kebetulan menikah pada usia muda (3 thn yang lalu, pada usia 19). Kini, bekerja sebagai guru TK, sambil kuliah di sore hari. Dengan situasi yang seperti itu, tentu saja saya memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari saya. Beruntung, sejak awal kami telah membuat kesepakatan untuk saling berbagi peran dalam keluarga secara proporsional, sehingga segalanya bisa terorganizir dengan baik. So far so good.

Akan tetapi, nanti ketika kami sudah memiliki anak, tentunya harus ada pengaturan baru. Musti harus ada prioritas, jadi ada yang dikorbankan demi untuk memenuhi metode perawatan anak yang baik. Perhatian musti terbagi sedemikian rupa hingga kepentingan pertumbuhan dan masa depan anak menjadi prioritas utama.

Mungkin saja, pekerjaan luar rumah yang menyita waktu banyak, musti saya tinggalkan. Mencari atau merintis alternatif pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah menjadi jalan keluar terbaik tentunya. Semoga bila waktu tersebut telah tiba saya sudah bisa memiliki kapasitas yang memunkinkan untuk memilih pekerjaan-pekerjaan yang terbayangkan tersebut. Amien!

Maaf kalau comment saya kurang fokus atau relevant dengan article bagus di atas. Trims dan have a great day!

aulia mengatakan...

nice posting

Maryo Sanjaya Adi Putra mengatakan...

Salam kenal..Nice posting....

attayaya mengatakan...

yang parah tuh krisis ekonomi dapur
hehehehehe
dah turun gunung ya?

devga mengatakan...

wwooowww.....*smbil geleng2* mantap bener neh.....

JR mengatakan...

salam kenal. wow blognya sungguh keren

Poskan Komentar